Rabu, 22 Juni 2011

Persija Jakarta 2010/2011 Data dan Fakta

JakOnline-Berikut statistik tim Persija Jakarta sepanjang keikutsertaannya di kompetisi Indonesia Super League musim 2010/2011, dengan bersumber dari data Badan Liga Indonesia (BLI). Banyak data dan fakta menarik yang akan terungkap di sini, yuk kita simak..

1. Hendro Kartiko menjadi pemain tertua yang ada di skuad dengan usia 38 tahun (lahir 24-04-1973), disusul Oliver Makor dengan usia 37 tahun (lahir 09-10-1973)
2. Hendro Kartiko juga menjadi pemain yang paling sering bermain sebagai starter, yakni sebanyak 27 kali. Disusul oleh Greg Nwokolo dengan 26 kali penampilan.
3. Aliyudin menjadi pemain yang paling sering diturunkan sebagai pemain pengganti sebanyak 13 kali, disusul oleh Agus Indra, Oktavianus dan Ramdani Lestaluhu yang masing-masing turun sebanyak 10 kali sebagai pemain pengganti.
4. Amarzukih menjadi pemain cadangan yang paling jarang diturunkan, yakni 13 pertandingan tanpa bermain. Disusul oleh Leo Saputra, Roni Tri dan Ngurah Wahyu yang masing-masing 12 kali menjadi pemain cadangan tanpa bermain.

5. Hendro Kartiko menjadi pemain terlama yang bermain, yakni selama 2.432 menit. Disusul oleh Greg Nwakolo yang sudah bermain selama 2.333 menit dan Precious Emuejeraye dengan 2.171 menit.
6. Hasim Kipauw menjadi pemain paling sebentar yang bermain, total hanya 8 menit bermain. Disusul oleh Jendry Pitoy selama 90 menit dan Ramdani Lestaluhu dengan 149 menit penampilan.
7. Presentase penampilan terbanyak dari total keseluruhan jumlah pertandingan yang sudah dilalui Persija dipegang oleh Hendro Kartiko dengan presentase 97% (hanya 1 kali tidak bermain) dan Greg Nwokolo sebanyak 93% (2 kali tidak bermain).
8. Oliver Makor menjadi pemain terbanyak yang mengoleksi kartu kuning yakni 6 buah, disusul oleh Precious, Ilham dan Ambrizal yang masing-masing mengoleksi kartu kuning sebanyak 5 buah.
9. Sementara Aliyudin, Ramdani Lestaluhu, Amarzukih, Jendry Pitoy dan Hasim Kipauw menjadi pemain yang paling bersih karena tidak pernah menerima satupun kartu selama diturunkan.
10. Kita patut berbangga hati ternyata tidak ada satupun pemain Persija yang mendapatkan kartu merah sepanjang musim ini! :)
11. Total kartu kuning yang diterima Persija musim ini berjumlah 43 buah, dengan perincian 21 di kandang dan 22 di tandang.
12. Kartu kuning terbanyak di kandang terjadi ketika menjamu Persela, Arema dan Semen Padang yang masing-masing menghasilkan 3 kartu kuning.
13. Greg Nwokolo menjadi topskor Persija musim ini dengan raihan 13 gol, disusul oleh Bambang Pamungkas dengan 12 gol dan Agu Casmir yang menghasilkan 9 gol.
14. Rekor penonton terbanyak di kandang terjadi ketika Persija menjamu Persib (35.000), Arema (32.120) dan PSPS (32.100) di Gelora Bung Karno.
15. Sementara rekor penonton paling sedikit di kandang (5.000 orang) terjadi ketika Persija terusir ke stadion Jatidiri, Semarang saat melawan Persela Lamongan.
16. Total jumlah penonton pertandingan kandang Persija baik di GBK maupun ketika terusir di Semarang dan Solo berjumlah 259.715 orang
17. Rata-rata jumlah penonton pertandingan kandang Persija adalah 18.551 orang per satu pertandingan, turun 10,63% dari musim lalu yang rata-rata mencapai jumlah 20.756 orang per pertandingan.
18. Total Persija Jakarta telah melakoni 28 pertandingan dengan perincian 15 kali menang, 7 kali seri, 6 kali kalah.
19. Selisih gol +24 dengan perincian memasukan 52 gol, kemasukan 28 gol.
20. Rekor skor kemenangan terbesar terjadi ketika menjamu Persisam di Solo (skor akhir 7-2)
21. Rekor kekalahan terbesar terjadi ketika dijamu oleh Persijap Jepara (kalah 4-1)
22. Dari total 52 gol yang berhasil dimasukkan oleh Persija, hanya satu gol yang berasal dari titik putih (pinalti) ketika dijamu oleh Deltras Sidoarjo
23. Produktivitas gol Persija ada di peringkat tiga di antara tim-tim peserta ISL (di bawah Persipura dan Arema) dengan 1,86 gol per pertandingan

Sepakbola memang bukan hitung-hitungan di atas kertas, tetapi setidaknya dari statistik ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja dan prestasi tim kedepan. Moga siklus kenaikan 2 peringkat tiap musim itu menjadi nyata di musim depan yang artinya PERSIJA JUARA.(Ikbal Albar-JO)
dari : www.jakmania.org

Senin, 13 Juni 2011

Press Release Perang Bintang 2011

JakOnline-Kompetisi Djarum Indonesia Super League (DISL) 2010/2011 akan segera berakhir. Walaupun kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan lagi tapi kesebelasan Persipura Jayapura sudah mengukuhkan dirinya sebagai kampiun DISL 2010/2011. Sebagaimana tahun sebelumnya, pada akhir kompetisi DISL 2010/2011 ini PT. Liga Indonesia kembali akan menyuguhkan pertandingan PERANG BINTANG Djarum ISL 2011 yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2011 bertempat di Stadion Mandala, Jayapura sebagai kandang tim Persipura Jayapura.
“Liga sejak tahun lalu telah menetapkan bahwa pertandingan Perang Bintang akan dilaksanakan dikandang tim juara dan ini akan menjadi semacam tradisi yang setidaknya membuat seluruh tim akan berlomba untuk menjadi juara di kompetisi Djarum ISL karena tentunya merupakan kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi tim juara tersebut dengan menggelar pertandingan Perang Bintang” demikian diungkapkan CEO PT. Liga Indonesia, Joko Driyono. Pertandingan tersebut akan mempertemukan kesebelasan Persipura Jayapura sebagai juara kompetisi DISL 2010/2011 dengan tim bintang (All Stars) DISL 2010/2011. Tim All Stars akan dipilih oleh masyarakat melalui mekanisme SMS. Liga melalui tim Technical Study Group telah menentukan 64 (enam puluh empat) pemain yang merupakan pemain terbaik (lokal dan asing) yang berlaga selama kompetisi DISL 2010/2011. Head of TSG Liga Jopie Leepel mengatakan “Tidaklah mudah untuk menentukan pemain yang akan dinominasikan menjadi pemain bintang namun kami dengan kualitas dan konsistensi dari perjalanan pemain sepanjang musim Djarum ISL akhirnya dapat menentukan pemain yang masuk nominasi tersebut. Mudah-mudahan nama-nama tersebut juga sesuai dengan pilihan masyarakat dan pada akhirnya kami serahkan kepada masyarakat untuk memilih mereka sebagai yang terbaik”.

Dari jumlah tersebut akan dipilih sebanyak 18 pemain untuk masuk ke dalam tim All Stars dengan komposisi 2 Penjaga Gawang, 6 Pemain Belakang, 6 Pemain Tengah dan 4 Pemain Depan. Sedangkan untuk posisi Manager Tim dan Pelatih tim All Stars, Liga menunjuk Johnny Toekan dari Liga sebagai Manajer dan Nil Maizar dari klub Semen Padang sebagai Pelatih.

Terhadap mekanisme polling SMS, Liga telah bekerja sama dengan VIVA NEWS untuk memilih para pemain All Stars tersebut. Pecinta sepakbola Indonesia dapat mulai mengirimkan dukungan mereka terhadap pemain idola mereka melalui SMSke 9981 dengan format PB spasi KODE NAMA/NAMA KAMU spasi DOMISILI. Polling SMS ini akan ditutup pada tanggal 19 Juni 2011. Untuk membuat masyarakat tertarik dengan polling tersebut, Liga juga akan memberikan hadiah kepada voter yang akan diumumkan pada tanggal 20 Juni 2011. Bagi para pemenang yang beruntung akan mendapatkan tiket pertandingan Persipura vs All Stars + akomodasi dan transportasi serta kaos replika tim All Stars.

Rangkaian acara Perang Bintang Djarum ISL 2011 ini akan diisi dengan Gala Dinner dengan mengundang seluruh kontestan DISL 2010/2011, tim Persipura Jayapura dan tim All Stars dan tentu saja inagurasi kepada yang terbaik dalam kompetisi DISL 2010/2011 dengan memberikan penghargaan kepada Juara, Runner Up, Peringkat III, Pencetak Gol Terbanyak, Pemain Terbaik, Tim Fair Play dan Wasit Terbaik. Khusus untuk pemain terbaik, Liga mulai tahun ini akan menetapkan 3 pemain sebagai nominasi Pemain Terbaik yang untuk musim 2010/2011 adalah Boaz Solossa (Persipura Jayapura), Aldo Baretto (Persiba Balikpapan) dan Bambang Pamungkas (Persija Jakarta). Presiden Direktur PT. Liga Indonesia Andi Darussalam Tabusalla memaparkan “Ajang Perang Bintang ini bukan hanya milik tim juara dan tim All Stars semata melainkan juga pesta bagi seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan kompetisi DISL 2010/2011. Kami juga memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pendukung yang telah membantu Liga sehingga pelaksanaan kompetisi dapat berjalan dengan baik”.

Liga juga mengundang seluruh sponsor dan partner yang terlibat dalam DISL 2010/2011. Untuk Official TV Partner, Liga melakukan kerjasama dengan ANTV dan akan disiarkan langsung pada hari Minggu, 26 Juni 2011 mulai Pukul 17.30 WIT (Pukul 15.30 WIB). Untuk perlengkapan apparel tim All Stars, Liga menjalin kerjasama dengan MAP yang akan menyediakan apparel UMBRO.

NOMINASI PEMAIN
PERANG BINTANG DJARUM ISL 2011

PENJAGA GAWANG
KODE NAMA KLUB WARGANEGARA USIA
K1 Ferry Rotinsulu SRIWIJAYA FC INDONESIA 28
K2 I Made Wardhana PELITA JAYA INDONESIA 29
K3 Kurnia Meiga AREMA INDONESIA 21
K4 M. Haris Maulana PERSIB INDONESIA 30
K5 M. Yasir PERSIJAP INDONESIA 26
K6 Syamsidar SEMEN PADANG INDONESIA 28

PEMAIN BELAKANG
KODE NAMA KLUB WARGANEGARA USIA
B1 Armand Bossoken PSPS KAMERUN 23
B2 Claudiano Alves dos Santos SRIWIJAYA FC BRASIL 29
B3 Christopher Ross Doig PELITA JAYA INGGRIS 30
B4 David Ngan Pagbe SEMEN PADANG KAMERUN 32
B5 Edi Hafid Murtado PELITA JAYA INDONESIA 28
B6 Evaldo Silva PERSIJAP BRASIL 36
B7 Gunawan Dwi Cahyo SRIWIJAYA FC INDONESIA 22
B8 Herman Abanda PERSIB KAMERUN 27
B9 Maman Abdurahman PERSIB INDONESIA 29
B10 Mijo Dadic PERSIBA KROASIA 29
B11 M. Roby PERSISAM INDONESIA 25
B12 Park Chul Hyung SEMEN PADANG KOREA SELATAN 29
B13 Purwaka Yudi AREMA INDONESIA 27
B14 Thierry Gathussi SRIWIJAYA FC PRANCIS 29
B15 Wildansyah PERSIB INDONESIA 24

PEMAIN TENGAH
KODE NAMA KLUB WARGANEGARA USIA
T1 Ahmad Bustomi AREMA INDONESIA 25
T2 Arif Suyono SRIWIJAYA FC INDONESIA 27
T3 Dendi Santoso AREMA INDONESIA 21
T4 Egi Melgiansyah PELITA JAYA INDONESIA 20
T5 Eka Ramdani PERSIB INDONESIA 26
T6 Esteban Vizcarra SEMEN PADANG ARGENTINA 25
T7 Esteban Guillen AREMA URUGUAY 30
T8 Ferdinand Sinaga PERSIWA INDONESIA 22
T9 Foday Boakay Eddy PERSIWA LIBERIA 24
T10 Hilton Moreira PERSIB BRASIL 30
T11 Ismed Sofyan PERSIJA INDONESIA 31
T12 Joko Sasongko PELITA JAYA INDONESIA 20
T13 Mahadirga Lasut SRIWIJAYA FC INDONESIA 22
T14 Miljan Radovic PERSIB SERBIA 35
T15 Mohammad Nasuha PERSIJA INDONESIA 26
T16 M. Ridhuan AREMA SINGAPURA 27
T17 Muhammad Ilham PERSIJA INDONESIA 30
T18 Muhammad Ridwan SRIWIJAYA FC INDONESIA 30
T19 Ponaryo Astaman SRIWIJAYA FC INDONESIA 31
T20 Roman Chmelo AREMA SLOWAKIA 30
T21 Ronald Fagundez PERSISAM URUGUAY 32
T22 Shohei Matsunaga PERSIB JEPANG 22
T23 Supardi SRIWIJAYA FC INDONESIA 28
T24 Syamsul Haeruddin PERSIJA INDONESIA 28
T25 Zulham Zamrun PERSELA INDONESIA 23
T26 Zulkifli Sukur AREMA INDONESIA 27

PEMAIN DEPAN
KODE NAMA KLUB WARGANEGARA USIA
D1 Agu Casmir PERSIJA SINGAPURA 27
D2 Airlangga Sucipto PERSIB INDONESIA 25
D3 Alberto Goncalves PERSIJAP BRASIL 30
D4 Bambang Pamungkas PERSIJA INDONESIA 30
D5 Budi Sudarsono SRIWIJAYA FC INDONESIA 31
D6 Cristian Gonzales PERSIB INDONESIA 35
D7 Edward Junior Wilson SEMEN PADANG LIBERIA 26
D8 Aldo Barreto PERSIBA PARAGUAY 30
D9 Greg Nwokolo PERSIJA NIGERIA 25
D10 Herman Dzumafo Epandi PSPS KAMERUN 31
D11 Jajang Mulyana SRIWIJAYA FC INDONESIA 22
D12 Julio Lopez PERSISAM CILI 32
D13 Marcio Souza DELTRAS BRASIL 31
D14 M. Noh Alam Shah AREMA SINGAPURA 30
D15 M. Safee Sali PELITA JAYA MALAYSIA 27
D16 Oliver Makor PERSIJA PRANCIS 37
D17 Yongki Aribowo AREMA INDONESIA 21

*Sumber : PT. Liga Indonesia.(JO)
diambil dari : www.jakmania.org

Hempaskan Deltras, Persija mantap di Posisi 2

JakOnline-Persija berhasil meraih poin sempurna, 3 poin, saat menjalani partai tandang melawan Deltras Sidoarjo, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Menit -menit awal babak pertama Persija langsung melancarkan serangan ke gawang Deltras yang dikawal kiper Usman Pribadi. Hal Ini terbukti pada saat pertandingan baru berjalan di 5 menit awal babak pertama, Persija berhasil membuka gol yang dilesakkan oleh Greg Nwokolo melalui tendangan kerasnya yang tidak bisa diantisipasi oleh kiper Deltras, 0-1 untuk keunggulan Persija atas tuan rumah Deltras Sidoarjo.
Setelah gol tersebut kubu tuan rumah terus berusaha untuk mencetak gol ke gawang Persija, serangan Deltras yang dikomandoi oleh Trio Brazil, Marciou Souza, Danilo Fernandes dan Cristiano Lopes, beberapa kali sempat merepotkan pertahanan yang dikawal oleh, Precious, Ambrizal, M. Nasuha, dan Ismed Sofyan. Namun berkat kegemilangan kiper Hendro Kartiko gawang Persija masih aman sampai menit ke 25, namun akhirnya pada menit ke 26 gawang Persija kebobolan dari titik putih yang dicetak oleh Cristiano Lopes, skor sama kuat 1-1 yang bertahan hingga turun minum babak pertama.

Memasuki babak kedua, Crew Jak Online dan mungkin juga teman-teman yang menyaksikan pertandingan tersebut menyoroti kepemimpinan wasit Mulyadi yang beberapa kali mengeluarkan keputusan Kontroversial. Memasuki menit ke 68, peluang emas didapatkan Danilo Fernando, namun lag-lagi kesigapan Hendro Kartiko mengagalkan peluang tersebut untuk menjadi gol, Menit ke 72, Persija mendapatkan pinalti yang menjadi pinalti yang pertama didapatkan Persija dalam gelaran ISL musim ini. Akibat pelanggaran Sutikno yang dilakukan terhadap Greg Nwokolo. Disinilah keputusan kontroversi wasit Mulyadi, dimana setelah pelanggaran tersebut, Sutikno bukannya meminta maaf dan membangunkan Greg yang terjatuh malah melakukan tindakan tidak terpuji dengan memukul leher belakang dari Greg, dan hanya diganjar kartu kuning oleh wasit.

Eksekusi pinalti berhasil diselesaikan dengan dingin oleh Agu yang menempatkan bola di tengah posisi kiper Deltras yang sudah terlanjur mengambil posisi kirinya dalam menebak arah bola, 2-1 untuk Persija.
Tidak sampai disitu keputusan kontroversi wasit Mulyadi, saat menghadiahi kembali Deltras dengan pinalti dimenit akhir, padahal tidak terjadi pelanggaran yang serius diarea pinalti tersebut. Masih beruntung Hendro Kartiko berhasil mengagalkan peluang pinalti tersebut, dan kedudukan akhir 1-2 untuk kemenangan Persija.

Dalam sesi konfrensi pers seusai pertandingan Coach RD berkomentar kecewa dengan 2 keputusan wasit yang pertama saat pemukulan Sutikno terhadap Greg, dan pinalti dimenit akhir yang didapatkan Deltras.
''Meski itu tidak masuk, seratus persen saya kecewa dengan penalti kedua yang diberikan wasit ke pemain Deltras,'' ujar Rahmad Darmawan usai pertandingan.

Soal pemukulan, lanjutnya, mestinya Sutikno itu diganjar kartu merah. Aksi tidak terpuji itu terekam dan terlihat jelas sekali. Anehnya, wasit tidak menghadiahi kartu merah untuk mantan punggawa Persitara Jakarta Utara itu.
Seperti yang Crew Jak Online lansir dalam akun twitter @JakOnline FYI, Sutikno pernah buat Anang Maruf cidera parah, yang saat ini rekan satu teamnya di Deltras, saat Sutikno masih memperkuat Persitara, dan ada tanggapan dari followers JO, RT @AbeHedly @JakOnline yess sutikno itu dr jaman DU wktu di mitra kukar jg maennya g brubah" smpe skg

Dengan kemenangan ini Persija memantapkan posisinya dirunner up klasemen, selisih tiga angka dengan Arema, dan Semen Padang yang belum memainkan laganya. Laga terakhir Persija adalah laga home menghadapi PSPS Pekanbaru, sampai tulisan ini naik cetak belum mendapatkan info pertandingan tersebut dilangsungkan dimana dan akan segera kami infokan begitu mendapatkan kabar terbaru tentang laga Home Persija terakhir lawan PSPS Pekanbaru.(Zni-Dipo-JO)
diambil dari : www.jakmania.org

Senin, 06 Juni 2011

Persija ke Posisi 2

JakOnline-Setelah sebelumnya tertahan dengan hasil imbang di dua partai terakhirnya saat berjumpa team Sumatera, Sriwijaya FC dan Semen Padang yang sempat menduduki posisi ke empat di klasemen, Persija Jakarta akhirnya berhasil kembali menempati posisi kedua di klasemen sementara ISL 2010/2011 setelah menang tipis 1-0 atas tamunya Pelita Jaya melalui gol yang dicipatakan oleh Greg Nwokolo pada babak kedua di menit ke-72 pada partai lanjutan ISL musim ini di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah yang tersaji pada hari Minggu, 5/6 yang juga turut disaksikan langsung oleh Manager Persija Bp. Haryanto Badjoeri dari Bench Pemain.

Walaupun tampil full team namun permainan Persija sebenarnya tidak begitu istimewa pada pertandingan kali ini, faktor kelelahan pemain mungkin menjadi penyebab kurang agresive-nya Persija setelah menjalani 2 partai berat menghadapi Sriwijaya FC di Palembang, 29/5 dan Semen Padang, 2/5 dalam kurun waktu 4 hari dan 3 hari berselang kembali bertanding menghadapi Pelita Jaya, hal ini terlihat dari variasi-variasi serangan yang hanya bertumpu kepada Greg Nwokolo saja yang menyebabkan M,Ilham digantikan oleh Ramdhani Lestaluhu untuk mensupport sektor sayap untuk mengimbangi Greg, hampir seluruh pemain juga banyak melakukan kesalahan salah umpan sehingga kerap bola diserobot oleh pemain Pelita Jaya, pada babak pertama dari statistik penguasaan bola, Pelita Jaya juga unggul dengan perbandingan 51% - 49% demikian juga dengan tendangan ke arah gawang Pelita Jaya juga unggul dengan 4 tembakan berbanding 2 tembakan, beruntung Persija dapat memanfaatkan satu peluangnya hasil umpan Bambang Pamungkas ke arah mulut gawang Pelita Jaya yang segera disambut Greg Nwokolo melalui Headingnya berduel dengan kipper Pelita yang akhirnya berbuah gol semata wayang untuk Persija. Selanjutnya Persija akan bertolak ke Lamongan menghadapi Persela pada hari Kamis, 9/6 di Stadion Surajaya Lamongan.(JO)
dari : www.jakmania.org